membersihkan interior mobil

Tips Dan Cara Membersihkan Interior Mobil

by Ika Novi on December 28, 2012

Kebersihan interior mobil sangat dibutuhkan untuk kenyamanan berkendara. Selama berada di dalamnya, kondisi yang bersih serta terawat bisa membuat betah. Namun masih banyak pengendara yang belum menyadari pentingnya faktor kebersihan kabin. Sebagus dan semewah apa pun material yang dipakai tidak akan bernilai jika terus-menerus dibiarkan kotor.

Sibuk dan tidak punya waktu menjadi alasan klise yang terungkap ketika berbicara mengenai kondisi yang tidak mengenakan tersebut. Padahal tidak butuh waktu lama untuk sekedar melakukan perawatan dan membersihkan sendiri. Perlu dipertimbangkan resiko kerusakan material karena makin susah menghilangkan kotoran atau debu yang menempel. Makin sering dirawat dan dibersihkan, semakin mudah pula menghilangkan debu serta kotorannya.

Bervariasinya material interior memerlukan perawatan dan penanganan yang berbeda. Jenis zat atau liquid yang terdapat dalam pembersih, mengandung formula yang dapat diaplikasikan pada satu jenis material tetapi belum tentu aman bagi material interior yang lain. Bahan yang dipakai untuk setiap bagian dalam kabin, memiliki fungsi dan sensitivitas yang berbeda-beda. Pembersih khusus dashboard tidak dapat dipakai untuk merawat material pembungkus kursi. Begitu juga dengan pembedaan atas combination meter dan steering wheel. Sebagian pengguna kendaraan roda empat salah kaprah dan mengabaikannya.

Untuk waktu singkat, terlihat sama bersih dan terawat dibandingkan mereka yang menyesuaikan formula pembersih serta jenis material kabin. Namun setelah beberapa waktu, efek destilasi atau perusakan akan terjadi pada struktur material yang dipakai seperti memudar warnanya, pecah-pecah, terkelupas, dan terlihat kering atau getas.
Penyesuain formula pembersih dengan material yang dibersihkan cenderung menimbulkan kerumitan tersendiri dan rasa malas.

Tidak sederhananya proses perawatan kebersihan interior bisa jadi efek bola es. Makin jarang dibersihkan, semakin perlu formula khusus untuk membersihkannya. Pemilik dan pengendara membutuhkan alternatif yang lebih praktis, efektif, dan efisien. Pemilihan pembersih dengan kandungan zat yang aman bagi semua material dalam interior adalah langkah awal yang baik. Pilih formula waterbased atau yang berkadar pH netral karena berkadar asam atau basa hanya sesuai dengan bahan tertentu.

Produk berformula waterbased bisa diaplikasikan pada semua interior berbahan kaca, fiber, chrome, dan yang menggunakan vinyl, kulit, plastik, acrylic, seperti jok, steering wheel, gear knob, dashboard, dan lain-lainnya. Keuntungan lain dalam menggunakan produk berbahan dasar air tersebut adalah tidak mudah menyerap debu, melapisi permukaan agar tidak kering dan pecah-pecah, serta melindungi warna material sehingga awet dan tidak cepat pudar. Selain penyesuaian produk pembersih dan material kabin, harus dipertimbangkan pula kandungan formula yang bisa mengangkat semua kotoran serta debu yang menempel. Produk dengan daya bersih yang kuat harus menjadi prioritas.

Tidak perlu harus ke bengkel atau memanggil teknisi. Semua pemilik mobil bisa melakukannya sendiri secara sederhana namun efektif dan efisien. Cukup meluangkan waktu 20 menit sampai setengah jam pada hari libur atau waktu yang telah dijadwalkan. Alat-alat yang dipakai pun sederhana dan dapat diperoleh dengan mudah. Dapat dibeli di supermarket terdekat atau menggunakan kaos yang tidak terpakai, sikat gigi, kain lap, dan kuas. Semprotkan cairan atau produk pembersih pada bagian yang akan dirawat dan dibersihkan, diamkan beberapa saat agar daya serapnya.

Setelah itu, usaplah dengan kaos untuk mengangkat kotoran dan debu, lalu bersihkan sisa-sisanya menggunakan kain lap kering yang lain. Untuk debu atau kotoran yang menempel di celah-celah interior dan material bertekstur gelombang dan big dot dapat memakai kuas atau sikat gigi. Kemudian menggunakan lap halus agar tidak merusak teksturnya. Bagian interior mobil pun dapat terlihat seperti baru dan mengembalikan kenyamanan dengan perawatan secara berkala.

Leave a Comment

 

Previous post:

Next post: