oli mobil suzuki

Tips Memilih Oli Sesuai Dengan Spesifikasi Mesin

by Ika Novi on April 4, 2013

Oli disebut juga sebagai minyak pelumas mesin yang sangat krusial yang berfungsi untuk memperlancar kinerja komponen yang ada pada mesin dari sebuah mobil. Dalam dunia otomotif sendiri, ganti oli merupakan pengetahuan dasar yang perlu dipahami oleh mereka yang memiliki mobil. Tanpa pengetahuan yang memadai, sudah pasti anda akan salah dalam menentukan jenis minyak pelumas yang cocok dengan spesifikasi yang dianjurkan oleh pihak manufaktur.

Banyak sumber pengetahuan yang memberikan pencerahan kepada anda dan berikut ini adalah tips memilih oli yang sesuai dengan mesin kendaraan anda ;

1. Saat anda membeli sebuah mobil, sudah pasti anda akan mendapatkan informasi yang lengkap mengenai spesifikasi mesin yang tertera pada brosur atau informasi lainnya yang bisa anda dapatkan melalui media cetak ataupun media online seperti internet. Nah, yang perlu anda perhatikan saat ingin menentukan oli yang cocok adalah baca secara detail tentang tingkat kekentalannya. Saat ini kebanyakan mobil menggunakan konsep VVT, VVTi ataupun yang setara dengan kedua konsep tersebut yang mana jenis oli yang dianjurkan adalah yang memiliki kekentalan 10/40 atau 5/30, selain daripada itu sudah pasti kurang pas digunakan.

2. Jika anda memperhatikan secara detail pada botol atau kaleng oli, biasanya terdapat kode API. Nah, API SM ini biasanya cocok untuk mobil-mobil keluaran tahun terakhir ini, karena memang telah dibuat dengan tujuan untuk memberikan control endapan temperature tinggi dengan baik. Untuk mobil yang diproduksi sebelum tahun 2004, para teknisi sering menganjurkan kepada anda untuk menggunakan minyak pelumas dengan kode SL sedangkan kendaraan sebelum tahun 2001 biasanya menggunakan minyak pelumas dengan kode SJ

3. Pada kaleng atau botol oli, anda juga akan menjumpai huruf W (Winter). Contoh : SAE 15W-50 yang artinya minyak pelumas ini memiliki tingkat kekentalan SAE 15 pada kondisi dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi pula tingkat kekentalannya. Tercatat ada sekitar 30 jenis kekentalan SAE yang dikenal selama ini, diantaranya seperti SAE 40, SAE 10w, SAE 20w50,SAE 15w50,SAE 10w40,SAE 15w40 dan seterusnya (Baca : Jenis oli mobil )

4. Oli synthetic biasanya digunakan untuk mobil yang menggunakan mesin dengan teknologi Turbo, Supercharger, dan DOHC, karena memang mesin tersebut sangat cocok dengan oli jenis tersebut karena dapat mengalir serta melapisi dengan baik

5. Sekedar mencoba-coba, anda juga dapat mengganti jenis oli, namun tetap berpatokan pada tingkat kekentalan yang dianjurkan.

Saat ini juga semua produsen otomotif telah menyiapkan service center resmi yang biasanya berada pada showroom, jika anda bingung untuk memilih oli sebaiknya anda bertanya atau konsultasi dengan para mekanik yang bekerja pada service center sesuai dengan brand atau merk mobil anda masing-masing.

Previous post:

Next post: